Gigi berlubang tidak selalu langsung terasa sakit. Pada awalnya, gigi mungkin hanya terasa ngilu, tetapi jika lubangnya semakin dalam, rasa nyeri bisa muncul dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Karena itu banyak orang bertanya kenapa gigi berlubang sakit.
Sebenarnya kondisi ini terjadi karena kerusakan sudah mencapai lapisan gigi yang lebih dalam hingga mendekati saraf. Yuk simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Kenapa Gigi Berlubang Sakit?
Penyebab utama gigi berlubang sakit adalah karena lapisan pelindung gigi sudah rusak sehingga bakteri dapat masuk lebih dalam hingga mendekati atau mencapai saraf gigi.
Pada awalnya, lubang hanya terjadi pada email gigi yang merupakan lapisan paling luar. Karena email tidak memiliki saraf, lubang kecil biasanya belum terasa sakit. Namun, ketika kerusakan mencapai dentin bahkan pulpa yang berisi saraf dan pembuluh darah, rasa nyeri mulai muncul.
Penyebab Gigi Berlubang Sakit
Ada beberapa kondisi yang membuat penyebab gigi berlubang sakit semakin parah.
1. Lubang Sudah Terlalu Dalam
Semakin besar lubang pada gigi, semakin dekat pula bakteri dengan saraf gigi. Kondisi inilah yang sering memicu rasa nyeri saat makan, minum, atau bahkan ketika tidak melakukan apa pun.
2. Terjadi Infeksi
Bakteri yang masuk ke dalam gigi dapat menyebabkan infeksi pada pulpa atau jaringan saraf. Akibatnya, rasa sakit menjadi lebih hebat dan kadang disertai pembengkakan pada gusi.
3. Makanan Masuk ke Lubang Gigi
Sisa makanan yang tersangkut di dalam lubang dapat menekan jaringan gigi yang sensitif. Hal ini membuat rasa sakit muncul saat mengunyah.
4. Gigi Menjadi Lebih Sensitif
Saat dentin mulai terbuka, rangsangan dari makanan atau minuman panas, dingin, maupun manis akan lebih mudah mencapai saraf sehingga gigi terasa ngilu.
5. Peradangan pada Saraf Gigi
Jika kerusakan sudah mengenai pulpa, saraf akan mengalami peradangan. Kondisi ini sering menyebabkan sakit gigi yang berdenyut dan sulit hilang tanpa perawatan.
Gejala Gigi Berlubang yang Perlu Diwaspadai
Selain rasa nyeri, ada beberapa tanda lain yang menunjukkan bahwa gigi berlubang sudah cukup parah, seperti:
- Gigi terasa ngilu saat makan atau minum.
- Nyeri ketika mengunyah.
- Muncul lubang berwarna cokelat atau hitam.
- Bau mulut yang sulit hilang.
- Gusi di sekitar gigi terasa bengkak.
- Sakit gigi berdenyut hingga mengganggu tidur.
Jika gejala tersebut muncul, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter gigi.
Cara Mengatasi Gigi Berlubang Sakit
Penanganan cara mengatasi gigi berlubang sakit bergantung pada tingkat kerusakannya.
Jika lubang masih kecil, dokter biasanya dapat melakukan tambal gigi untuk menutup bagian yang rusak. Namun apabila kerusakan sudah mencapai saraf, perawatan saluran akar mungkin diperlukan agar gigi tetap bisa dipertahankan.
Sementara itu jika kondisi gigi sudah tidak memungkinkan untuk dipertahankan, dokter dapat menyarankan pencabutan sebagai pilihan terakhir.
Bolehkah Menunda Perawatan?
Banyak orang memilih menahan rasa sakit dengan obat pereda nyeri tanpa memeriksakan gigi ke dokter. Padahal, obat hanya membantu mengurangi gejala sementara, bukan menghilangkan penyebabnya.
Semakin lama gigi berlubang dibiarkan, bakteri akan terus berkembang dan kerusakan dapat menjadi lebih parah. Akibatnya, perawatan yang dibutuhkan juga menjadi lebih kompleks.
Kapan Harus ke Dokter Gigi?
Segera periksakan gigi apabila:
- Nyeri tidak kunjung hilang.
- Gigi sakit lebih dari dua hari.
- Terjadi pembengkakan pada gusi atau pipi.
- Sulit mengunyah.
- Nyeri sampai mengganggu tidur.
Semakin cepat ditangani, peluang mempertahankan gigi juga akan lebih besar.
Kesimpulan
Kenapa gigi berlubang sakit? Penyebab utamanya adalah kerusakan gigi yang sudah mencapai lapisan dalam hingga mengenai saraf. Kondisi ini membuat gigi menjadi lebih sensitif dan mudah terasa nyeri, terutama saat makan, minum, atau mengunyah.
Jangan menunggu rasa sakit semakin parah sebelum memeriksakan gigi. Semakin cepat mendapatkan penanganan, semakin besar peluang gigi dapat dipertahankan tanpa perawatan yang lebih rumit. Jika kamu mulai merasakan gigi berlubang nyeri, segera konsultasikan ke dokter gigi jakarta selatan. Pemeriksaan sejak dini dapat membantu menentukan perawatan yang paling tepat agar kesehatan gigi tetap terjaga.